Mittwoch, 13. Mai 2026

EXECUTIVE FUNCTION (FUNGSI EKSEKUTIF)

Fungsi Eksekutif adalah kemampuan otak yang mengacu pada sistem manajemen otak. Kemampuan ini membantu seseorang dalam membuat rencana, menetapkan tujuan  dan fokus menyelesaikan sesuatu. Keterampilan ini penting untuk dilatih sejak usia dini.

Kenapa Fungsi Eksekutif Penting?

  • Membuat perencanaan

Membantu anak untuk melakukan aktivitas saat ini dan masa depan dengan mengantisipasi kejadian di masa depan, menetapkan target, dan mengembangkan strategi sebelumnya, untuk melakukan aktivitas tertentu.

  • Inisiasi

Mendukung anak untuk memotivasi atau memulai tugas, yang berarti menghasilkan ide-ide, kreatifitas, tanggapan dan strategi pemecahan masalah terkait.

  • Kontrol Emosional

Membantu anak dalam mengontrol emosi dengan perasaan dan pikirannya.

  • Penghambatan

Mendukung anak untuk menghentikan dirinya sendiri pada waktu yang tepat, yang meliputi pikiran dan juga tindakan. Kurangnya hambatan dapat membuat anak menjadi impulsif.

  • Fleksibilitas

Membantu anak untuk lebih baik berpindah dari satu situasi ke situasi lain dan juga berpikir secara fleksibel sesuai tuntutan situasi.

  • Monitoring

Menbantu anak dalam memeriksa atau memantau kinerja atau tindakan seseorang setelah menyelesaikan tugas terkait.

 

 

Donnerstag, 26. März 2015



Pengertian dan Pengembangan Executive Function

Kemampuan berfikir seseorang yang berhubungan dengan atensi, prilaku dan emosional yang baik, adalah sebuah kepribadian dasar yang dibutuhkan seseorang untuk dapat mencapai keberhasilan dimasa sekolah dan di dalam kehidupan. Kemampuan ini yang meregulasi prilaku seseorang disebut Executive Function, yang letaknya diarea otak bagian depan(Prefrontal Cortex). Proses perkembangan Executive Function membutuhkan waktu sampai seseorang mencapai umur dewasa dan proses ini akan berlanjut semasa hidup  sebagai proses penyesuaian dan pembelajaran.


Executive Function terdiri dari 3 bagian penting yaitu working memory, inhibition dan cognitive flexibility.

-Working memory, Penyimpanan informasi jangka pendek. Planning..

-Inhibition, Regulasi emosi, tindakan sesuai konteks lingkungan.

-Cognitive flexibility,  Monitor dan modifikasi tingkah laku, Problem solving

Tiga faktor ini berfungsi bersama-sama untuk meregulasi prilaku seseorang.

Contoh dari 3 bagian ini adalah sbb:

Working memory: Bilamana seorang siswa harus mengingat hasil dari sebuah perhitungan ``285 atau 8641`` dan juga supaya dapat menerima instruksi dari guru dengan baik seperti ´´buka buku hal 2-6``, dalam arti dapat menproses dan melakukan semua instruksi tsb.

Inhibition: Meregulasi emosi (tindakan sesuai kontexs lingkungan). Contoh: dapat mengendalikan diri supaya tidak menonton televisi tetapi lebih mengemukakan tugas PR sekolah dan dapat mengekang diri dalam situasi konflik supaya tidak menggunakan kekerasan tetapi cukup mengemukakan pandangan dengan kata-kata.

Cognitive flexibility: Contoh: Seseorang dapat belajar dari kesalahan yang lalu. Dengan cognitive flexibility yang sehat seseorarng dapat lebih mudah menyesuaikan diri bilamana mendapat tantangan atau menghadapi situasi baru.

(Kubesch, Emrich, Beck, 2011. Schondorf, 60(2011), Heft 10: 312-316).


Physical and Cognitive Training

Penelitihan membuktikan, bahwa kombinasi dari pelatihan kognitif (cognition training)dan pelatihan fisik (physical activity) lebih efektif untuk meningkatkan Executive Function secara signifikan (Kubesch, Walk, 2009).

Physical and cognitive training of executive functions in kindergarten and schools settings.

Abstract: Executive functions, which can be encour­aged by physical and cognitive training, are pivotally important for the social and emo­tional development of children and adoles­cents. For this reason future training of exec­utive functions in kindergarten and school settings should be firmly anchored in both teacher education and continuing educa­tion courses as well as in school lessons. At the same time cognitive and neuroscientif­ic studies analyzing the influence of sports on the learning performance of children and ad­olescents should be conducted under realis­tic learning conditions and hence in research schools.

Keywords: Executive functions (EF), Physical training, Cognitive training, Working memory, Inhi­bition.

Körperliches und kognitives Training exekutiver Funktionen in Kindergarten und Schule
Zusammenfassung: Exekutive Funktionen, die durch körper­liches und kognitives Training gefördert wer­den können, sind für die Lernleistung und die sozial-emotionale Entwicklung von Kin­dern und Jugendlichen von zentraler Bedeu­tung. Aus diesem Grund sollte zukünftig das Training exekutiver Funktionen im Kinder­garten und im Schulkontext und dabei ins­besondere sowohl in der Lehreraus- und Wei­terbildung als auch im Unterricht fest veran­kert werden. Gleichzeitig sollten kognitions- und neurowissenschaftliche Studien zum Ein­fluss des Sports auf die Lernleistung von Her­anwachsenden verstärkt unter realen Lern­bedingungen und somit in Forschungsschu­len stattfinden.


Schlüsselwörter: Exekutive Funktionen (EF), Körperliches Trai­ning, Kognitives Training,   
Arbeitsgedächt­nis, Inhibition

Sportwiss 2009 · 39:309–317
DOI 10.1007/s12662-009-0079-2
© Springer Medizin Verlag 2009, Sabine Kubesch · Laura Walk

http://www.schulamt-freiburg.de/site/pbs-bw/get/documents/KULTUS.Dachmandant/KULTUS/Dienststellen/lis-in-bw/pdf/Kubesch_Walk_2009_Sportwissenschaft.pdf


Brain Jogging dan Executive Function


Brain Jogging menghubungkan aktivitas fisik dengan pelatihan kognitif. Khusus untuk pengembangan executive function Brain Jogging merancang konsep pelatihan yang sesuai untuk kebutuhan anak-anak, remaja, dewasa dan juga atlet.

Ayo! Mulailah sekarang untuk mengubah diri. Jangan menunggu sampai se-sel otak Anda menyusut! Usia tidak menjadi hambatan untuk berlatih Brain Jogging. Apakah Anda berusia 4 atau 70 tahun, selama anda masih memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu yang baru, metode pelatihan Brain Jogging akan memberikan modul-modul pelatihan(exercises) yang sesuai dengan kebutuhan anda. 



Konsep Brain Jogging
 

Dengan menkombinasikan tiga unsur yaitu, pelatihan Multitasking(tugas ganda), Cognition(kognitif) dan Physical Activity(aktifitas fisik) kami berhasil mendesain modul pelatihan yang efektif untuk menstimulasi sistem kerja otak sedemikian rupa agar terjadi peningkatan Executive Function(fungsi eksekutif) dengan baik.


Brain Jogging Formula is:

Physical Activity + Multitasking + Cognitive Training = High Performance



Hasil yang akan dicapai oleh para praktisi Brain Jogging adalah:

Meningkatkan

·         Konsentrasi
·         Motivation(motivasi) dan Fokus
·         Creativity (kreativitas) dan Intelligent (kecerdasan)
·         Multitasking (multi tugas)
·         Daya Belajar
·         Resistensi terhadap Stress
·         Fitness (kebugaran fisik)